Program BKK Arsitektur Khas Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Hunian Warga Sendangsari

02 Januari 2026
NUNIK GANDAR REANI
Dibaca 2 Kali
Program BKK Arsitektur Khas Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Hunian Warga Sendangsari

Pemerintah Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, mengusulkan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan Arsitektur Gaya Yogyakarta Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Program ini memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp325 juta yang bersumber dari Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini dilatarbelakangi masih adanya masyarakat yang menempati rumah tidak layak huni dengan kondisi rusak berat dan tidak memenuhi standar kesehatan maupun keselamatan. Melalui bantuan tersebut, pemerintah berupaya memberikan akses hunian yang lebih layak sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat miskin di Kalurahan Sendangsari.

Kegiatan yang akan dilaksanakan berupa pembangunan baru rumah layak huni berarsitektur khas Yogyakarta atau gaya tradisional Jawa sebanyak lima unit. Sasaran penerima manfaat adalah keluarga miskin atau rentan miskin yang belum memiliki rumah layak, termasuk keluarga yang tinggal di rumah rusak berat maupun kategori KK tempel (backlog), dengan status kepemilikan lahan yang jelas dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan program akan menjangkau beberapa padukuhan di Kalurahan Sendangsari, yaitu Padukuhan Paingan, Klegen, dan Girinyono. Setiap unit rumah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp65 juta yang digunakan untuk pembangunan rumah tipe 36 dengan tetap mengedepankan ciri khas arsitektur tradisional Yogyakarta sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah.

Melalui Program BKK Arsitektur Khas Yogyakarta ini, Pemerintah Kalurahan Sendangsari berharap dapat membantu masyarakat memperoleh hunian yang aman, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Program ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan Dana Keistimewaan DIY untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga identitas budaya Yogyakarta di tingkat kalurahan.