Tim Monev Desa Mandiri Budaya Paniradya Kaistomewan Kunjungan Kalurahan Sendangsari
(SENDANGSARI). Pemerintah Kalurahan Sendangsari menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Desa Mandiri Budaya dari Paniradya Kaistimewan pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kalurahan Sendangsari dan menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program Desa Mandiri Budaya.
Kegiatan dihadiri Lurah Sendangsari beserta jajaran pamong kalurahan, perwakilan empat pilar Desa Mandiri Budaya yang meliputi Desa Budaya, Desa Wisata, Desa Prima, dan Desa Preneur. Turut hadir pendamping Tim Monitoring Kabupaten Kulon Progo, Pendamping Desa Budaya, serta Pendamping Desa Prima.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan pelaksanaan program dan kegiatan Desa Mandiri Budaya oleh Carik Sendangsari, Sigit Rahmanto. Dalam pemaparan tersebut disampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan serta perkembangan pemberdayaan masyarakat melalui empat pilar Desa Mandiri Budaya.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan wawancara bersama lembaga dan unsur terkait. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi serta melakukan verifikasi pelaksanaan program berdasarkan delapan aspek penilaian Desa Mandiri Budaya.
Tidak hanya melakukan evaluasi di dalam ruangan, Tim Monev juga melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah potensi dan kegiatan masyarakat. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Program Kampung Iklim (ProKlim) yang berada di Padukuhan Kroco.
Selanjutnya, tim mengunjungi kegiatan kerajinan berbahan sabut kelapa di Padukuhan Klegen. Kunjungan berikutnya dilakukan ke sentra olahan bunga telang di Padukuhan Girinyono yang menjadi salah satu bentuk pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rangkaian kunjungan lapangan kemudian dilanjutkan ke Sanggar Among Lare. Melalui kegiatan tersebut, Tim Monev dapat melihat secara langsung berbagai potensi, inovasi, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program Desa Mandiri Budaya.
Pemerintah Kalurahan Sendangsari berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi bahan perbaikan dan pengembangan program, sekaligus memperkuat sinergi seluruh unsur dalam mewujudkan Desa Mandiri Budaya yang maju, berdaya, dan berkelanjutan. (IPG)Â
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin